Cari Blog Ini

Selasa, 10 Agustus 2010

Esensi Kesehatan


Dalam kehidupan, kesehatan merupakan faktor yang paling penting karena tanpa tubuh yang sehat, maka kita tidak bisa menjalankanaktivitas sebagai mana mestinya. Sering kita mendengar  istila bahwa senyum itu sehat, namun ketika orang misalnya senyum sinis itu dikatakan sakit sosial dan ketika senyum-senyum sendiri itu pasti dikatakan sakit mental. Jadi senyum sehat sendiri adalah senyum yang disebabkan oleh keadaan fisik, mental maupun sosial yang baik. Kesehatan merupakan faktor utama dalam kehidupan. Sehat tidaknya seseorang ditentukan oleh cara dia hidup dan menjaga kesehatan.
Sebenarnya yang ingin penulis sampaikan pada tulisan ini adalah esensi kesehatan. Sebulum terlalu jauh membahas masalah kesehatan, maka terlebih dahulu penulis defenisikan tentang apa itu esensi dan sehat itu sendiri. Dalam kamus ilmiah popular, kata esensi itu sedinri diartikan sebagai hakikat sesuatu. Sedangkan sehat dalam Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) didefinisikan sebagai suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang sejahtera bukan hanya ketiadaan penyakit dan lemah.
Berbicara mengenai kesehatan, mengigatkan kita kembali mengenai program pemerintah tentang pendidikan dan kesehatan gratis. Yang perlu digaris bawahi adalah kesehatan gratis. Kesehatan gratis itu sendiri ditujukan pada orang miskin. Kemudian muncul pertanyaan, kalau misalnya dalam lingkungan orang yang mampu dari segi finansial mereka, mana yang lebih penting antara uang dan kesehatan mereka? Tidak sedikit orang yang akan memilih “Finance” sebagai jawaban yang paling penting. Duit bisa mengatur dunia, begitulah yang sering saya dengar. Orang yang sakit butuh duit untuk pengobatan, orang sehat butuh duit untuk happy-happy, Relationship (hubungan) butuh duit untuk dibina, Naik Haji atau bentuk amal lainnya, juga butuh duit. Hobby & kesenangan pribadi apalagi, pasti butuh duit. Jadi, “duit adalah yang terpenting dalam aspek hidup.” Walau uang bukan segalanya, tapi setidaknya segalanya butuh uang.
Banyak juga yang akan memilih “Kesehatan” sebagai faktor yang paling penting dalam hidup. Hal ini bukannya tidak beralasan, soalnya beribu-ribu orang kaya di dunia ini tidak dapat menikmati hidup mereka karena tidak dikaruniai dengan kesehatan. Punya banyak uang tapi tidak boleh makan ini itu. Punya uang tapi hanya bisa tidur di rumah sakit, punya uang tapi tidak bisa berlibur kemana-mana. Sehat baru bisa kerja, sehat baru bisa membina hubungan, sehat baru bisa menuaikan kewajiban rohani, sehat baru bisa menikmati hobby kita.
Jadi, kesehatan adalah yang terpenting. Setelah Anda membaca pilihan dan penjelasan dari semua pilihan tersebut, apakah Anda telah menetapkan pilihan Anda? Mana yang paling penting? Itu semua tergantung dari Anda.
Manusia yang bahagia tentunya hidup dalam semua aspek yang berkecukupan. Di antara kedua aspek yang dijelaskan diatas, tentu semuanya penting. Namun perlu di ingat, prioritas utama adalah yang paling penting. Finansial itu penting, namum pada saat membangun kekuatan finansial kita juga perlu menjaga kesehatan kita, hubungan kita dengan keluarga, kekasih, kawan-kawan. Sebab, Anda tentu tidak ingin menjadi orang kaya yang sakit-sakitan dan kesepian bukan? Anda juga tentu memiliki keinginan untuk menikmati hidup Anda sesuai dengan kepuasan anda sendiri . Pada tahap tertentu dalam hidup kita tentu ingin meningkatkan kehidupan spiritual kita. Jadi semua aspek pada dasarnya penting, dan diharapkan dapat berkembangan dengan seimbang.









             

Minggu, 29 November 2009

WELCOM TO MY BLOG.............................................

Sabtu, 28 November 2009


Selamat Hari Raya Idul Adha Mohon Maaf Lahir dan Bathi.

Rabu, 04 November 2009


Perjalan yang sangat melelahkan ketika mudik lebaran karena berada di tengah samudra selama dua hari tetapi aku juga merasa puas dan sangking puasnya akhirnya menjadi sebuah kebosanan. beginilah kalua tinggal di pulau......untuk kembali ke kampung, maka harus melewati laut juga......

Bonerate Island: Ketika Domino Menjadi Aktivitas

Bonerate Island: Ketika Domino Menjadi Aktivitas

Ketika Domino Menjadi Aktivitas




“Ciki double.” Kata itu selalu mereka gunakan saat bermain domino. Kata domino mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga para pembaca, apa lagi jika yang membaca tulisan ini senang bermain domino. Akan tetapi, saya akan tetap menjelaskan apa sebenarnya domino itu? Domino adalah sebuah kartu, dimana kartu tersebut digunakan dalam permainan domino atau dalam bahasa di kampung saya disebut sebagai “dommi.” Permainan inis sudah ada sejak dulu. Kalau dikampung-kampung, permainan ini biasanya dimainkan pada acara perkawinan dan acara lainnya. Akan tetapi sekarang,  seiring dengan perkembangan zaman dengan kecanggihan teknologinya, permainan ini masih tetap eksis, baik dikalangan orang tua, dewasa dan bahkan sampai tataran anak-anak. Sebenarnya apa sih yang special dari permainan ini dan kenapa masih bisa bertahan ditengah banyaknya permainan lain yang tidak kalah menarik dari itu? Kalau diperhatikan, sebenarnya tidak ada yang special dari permainan ini. Akan tetapi, ketika para pemain sudah membentuk sebuah lingkaran dan ditemani dengan segelas kopi, permainan ini cukup mengasyikan dan seru. Apa lagi kalau yang kalah dalam permainan itu diberi sanksi. Dulu sanksi yang diberikan kepada pemaian yang kalah itu berupa minum air putih setiap kali kalah, menggantung baterai di kedua telinga dan duduk jongkok, namun yang paling popular sekarang yaitu duduk jongkok. Dalam permaian, sering terjadi adu mulut antar sesema pemain. Bukan hanya itu, terkadang juga emosi tak tertahankan dari pemain yang kalah/ selalu mendapat sanksi, lantas ada pemain yang ingin keluar dari arena permainan.
“Hu……hi…..hi…..,” semua itu selalu terdengar saat sudah ada tiga pemain yang duduk jongkok atau pun sebaliknya. Sebenarnya apa sih manfaat dari permainan ini? Sebenarnya ada orang yang bermain domino karena hoby dan ada pula yang hanya sekedar iseng (tujuannya untuk refresing dari kesibukkan pekerjaan yang menumpuk).
Akan tetapi, realitasnya sekarang domino itu bukan lagi sebagai hoby atau sekear iseng, melainkan sudah menjadi aktivitas malam yang selalu dimainkan mulai pukul delapan sore sampai azan subuh berkomanndan. Apa yang terjai dengan generasi muda sekarang? Mereka banyak mencari kesibukkan yang kurang bermanfaat. Pdahal banyak kegiatan lain yang sangat bemanfaat dari sekedar bermain domino. Kita boleh saja bermain selagi punya waktu kosong atau hanya sekedar hiburan belaka tetapi jika keseringan atau sudah menjadi aktivitas sehari-hari, maka itu sangat tidak baik dan hanya membuang-buang waktu. ingat bahwa baktu itu sangat penting  dan berharga dan banyak orang yang megistilakan bahwa waktu itu adalah uang. Coba bayangkan jika kita hanya menghabiskan waktu berhari-hari hanya sekedar bermain domino! Betapa banyak uang yang kita buang atau kita sia-siakan. Jadi jangan buang waktumu atau membiarkan waktumu berlalu begitu saja. Cari kesibukan yang lebih bermanfaat.


Kamis, 22 Oktober 2009

Welcome to my blog.....